Bersatu Berantas Korupsi Good Will





Pemberantasan Korupsi, Rakyat Bersatu

Niat Baik (Good Will) and Professional

Berantas korupsi dengan Niat Yang Baik dan Profesional, dengan tujuan agar seluruh Rakyat Indonesia kehidupannya akan Sejahtera, Makmur, Bahagia, Selamat dan Adil berdasarkan UUD 45 dan Pancasila. Sebab dengan semangat juang yang tinggi, jika rakyat Indonesia berhasil 97 % memberantas korupsi, maka Total APBN yang Bernilai Ribuan Triliun, yang berasal dari uang rakyat yang dikumpulkan lewat Pajak Rakyat, yang termasuk juga Asset dan Kekayaan bangsa Indonesia yang sangat besar dan bahkan terbesar di dunia. Dan juga yang bersumber dari bantuan asing lewat authorization IMF dan Bank Dunia.

📎🌏➡️.....


Jumat, 22 November 2019

Rakyat Indonesia Mendukung Program PBB Malawan Korupsi Seperti Rakyat Sudan


Kampanye Anti-Korupsi-UNDP Sudan Mengadakan Lomba Gambar dengan Fakultas Seni Rupa dan Terapan. Foto: UNDP


SEBAGAI RAKYAT INDONESIA MARI KITA DUKUNG PROGRAM PBB MELAWAN KORUPSI.  SEBAGAI CONTOH KITA DAPAT MELIHAT RAKYAT  SUDAN BERGIAT DALAM MERAYAKAN HARI ANTI KORUPSI INTERNASIONAL.


"Korupsi melahirkan lebih banyak korupsi, dan menumbuhkan budaya impunitas korosif. Konvensi PBB Menentang Korupsi adalah salah satu alat utama kami untuk memajukan perjuangan. Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 16 dan targetnya juga menawarkan templat tindakan."
Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres

Setiap tahun $ 1 triliun dibayarkan dalam bentuk suap, sementara sekitar $ 2,6 triliun dicuri setiap tahun melalui korupsi - jumlah yang setara dengan lebih dari 5 persen dari PDB global. 📎🌏➡️.......

1 komentar:

  1. Setuju dengan postingan pada blogspot ini, kita rakyat Indonesia mestinya banyak belajar dari bangsa2 di dunia dalam berantas korupsi, seperti negara Sudan rakyat nya secara langsung bekerja sama dengan UNDP Sudan dan publikasi semua kegiatannya keseluruh dunia untuk mendapatkan dukungan, terimakasih.

    BalasHapus

Salam hormat : Terimakasih atas respon dan kerjasamanya yang baik. Kami akan merespon dengan baik.